Jumat, 10 Januari 2014

kana dan saudaranya

KANA dan SAUDARA-SAUDARANYA
ترفع كان المبتدا اسما و الخبر                 تنصبه ككان سيّدا عمر
ككان ظلّ بات أضحى أصبحا                أمسى و صار ليسى زال برحا
فتئ و انفكّ و هذى الأربعة                  لشبه نفي أو لنفي متبعه 
و مثل كان دام مسبوقا بما                   كأعط ما دمت مصيبا درهما
Artinya:          
-          lafal كان itu merofa’kan mubtada dan menasabkan khobar yang menjadi isimnya, seperti: كان عمر سيدا
-          yang sama seperti lafal كان adalah ظلّ بات أضحى أصبح أمسى صار ليسى زال برحا فتئ  انفكّ
-          adapun yang empat ini (زال برحا فتئ  انفكّ) dia bisa seperti كان dengan syarat disertai dengan nafi atau nafi yang ditaqdirkan
-          semisal dengan كان adalah دام  yang didahului oleh ma masdariyah zharfiyah. Seperti أعط ما دمت مصيبا درهما

(Syarah Bet)
Ini masalah nawasikh ibtida’. Nawasikh ibtida’ itu terbagi kepada 2 bahagian,
A.    berbentuk fi’il
seperti kana dan saudara2nya, fi’il2 muqarabah, zhonna dan saudara2nya.
B.     berbentuk huruf
seperti ما dan saudara2nya, لا nafi jinsi, dan  ان dan saudara2nya.
1.    Berbentuk fi’il
Disini disebutkan tentang كان dan saudara2nya, para ulama sepakat mengatakan kalau كان dan kawan2nya adalah fi’il kecuali ليسى , menurut pendapat zumhur ulama mengatakan bahwa ليسى itu adalah fi’il, sedangkan menurut al-Farisi dan Abu Bakar bin Syuqay dalam salah satu pendapatnya mengatakan bahwa ليسى itu adalah huruf, dalam arti ليسى itu adalah huruf yang merofa’kan isim (mubtada) dan menasabkan khobarnya.
Fi’il-fi’il ini terbagi kepada 2 bahagian:
a.       Kalimat yang beramal rofa’ isim nasab khobar tanpa syarat, yaitu كان ظلّ بات أضحى أصبح أمسى صار ليسى  
b.      Kalimat yang beramal rofa’ isim nasab khobar dengan syarat. Syarat ini terbagi kepada 2:
-           di dahului nafi atau syibih nafi (nafi yang di taqdirkan), ini terjadi pada زال برحا فتئ  انفكّ. Contoh nafi secara lafaz ما زال زيد قائم . contoh syibih nafi (nafi yang  ditaqdirkan) seperti dalam firman Allah: قالوا تاالله تفتؤ تذكر يوسف taqdirnya adalah لا تفتؤ تذكر  . Nafi ini tidak dibuangkan melainkan setelah kalimat sumpah, itupun jarang terjadi.

-          Di dahului oleh MA MASHDARIYAH ZHORFIYAH, ini terjadi pada kalimat دام . seperti dalam contoh أعط ما دمت مصيبا درهما  pada asalnya adalah  أعط مدة دوامك مصبا درهما  masih dalam contoh ini firman Allah Ta’al:  و أوصاني بالصّلاة و الزّكاة ما دمت حيا asal dari ما دمت حيا (MA DUMTU HAYYAN) adalah  مدة دوامي حيا

Tidak ada komentar:

Posting Komentar